Kabar Baru
Kapten Purgana Perkuat Sinergi Pengamanan Penyeberangan Ketapang Jelang Lonjakan Libur Panjang
Pentingnya Sinergitas yang baik antara pihak Sekolah SMKN 1 Kopang dengan Kepolisian, Khususnya Kapolsek Kopang
Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP dan Jembatan Perintis Garuda di Kabupaten Ponorogo
Pangdam Rudy Tinjau Sejumlah Lokasi Satuan Teritorial Pembangunan di Madiun Raya
Pangdam V/Brawijaya Tinjau Pembangunan Yon TP 934/SBY di Pacitan untuk Penguatan Ketahanan Wilayah
Lama Berkendara Sejak Tahun 2021, Kini Pemohon SIM D Difabel di Satpas Colombo Bersyukur Kesampaian Apa Yang Diharapkan
Kapten Purgana Perkuat Sinergi Pengamanan Penyeberangan Ketapang Jelang Lonjakan Libur Panjang
Pentingnya Sinergitas yang baik antara pihak Sekolah SMKN 1 Kopang dengan Kepolisian, Khususnya Kapolsek Kopang
Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP dan Jembatan Perintis Garuda di Kabupaten Ponorogo
Pangdam Rudy Tinjau Sejumlah Lokasi Satuan Teritorial Pembangunan di Madiun Raya
Pangdam V/Brawijaya Tinjau Pembangunan Yon TP 934/SBY di Pacitan untuk Penguatan Ketahanan Wilayah
Lama Berkendara Sejak Tahun 2021, Kini Pemohon SIM D Difabel di Satpas Colombo Bersyukur Kesampaian Apa Yang Diharapkan
Cuaca
Memuat cuaca...

Puskesmas dan Labkesda Rutin Cek Makanan di Puluhan Pasar Takjil Ramadan Banyuwangi

Puskesmas dan Labkesda Rutin Cek Makanan di Puluhan Pasar Takjil Ramadan Banyuwangi
BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, telah mengintruksikan seluruh dinas terkait, Puskesmas, kecamatan, hingga pemerintah desa mendukung dan memfasilitasi penyelenggaraan pasar takjil di berbagai wilayah. Termasuk salah satunya memantau keamanan makanan di pasar-pasar takjil Ramadan.

Seluruh Puskesmas di Banyuwangi dan Labkesda aktif memeriksa makanan yang ada di Pasar Takjil, untuk memastikan produk makanan yang dijual bebas dari bahan berbahaya, sehingga aman dikonsumsi masyarakat.

Tengah detail

"Ini sudah menjadi SOP. Kami telah intruksikan, seluruh Puskesmas untuk rutin memeriksa makanan yang ada di Pasar Takjil di wilayah kerja masing-masing. Ini agar makanan dan minuman yang dijual di Pasar Takjil aman dari bahan-bahan berbahaya," kata Ipuk, saat belanja di Pasar Takjil, Kecamatan Purwoharjo, Jumat sore (27/2/2026).

Total saat ini terdapat 60 titik pasar takjil Ramadan yang tersebar di seluruh kecamatan se-Banyuwangi, yang melibatkan sekitar 2.245 pedagang.

Ipuk mengimbau pelaku kuliner hanya menggunakan bahan baku yang aman dan sehat.

"Kalau produk yang dijual enak dan menyehatkan, pasti konsumen akan loyal dan akan datang untuk membeli kembali. Tentu ini membantu usaha mereka langgeng," tambah Ipuk.

Seperti yang dilakukan tim laboratorium puskesmas Purwoharjo, Tim yang terdiri atas tenaga ahli gizi, analis kesehatan, serta petugas promosi kesehatan tersebut tampak sibuk menguji sampel produk makanan yang diambil secara acak dari sejumlah pelapak di pasar takjil Ramadhan setempat. Seperti es sirup, mutiara, saos, cilok, dan banyak lainnya.

"Hari ini tim sudah mengambil 10 sampel makanan/minuman dan langsung diuji di lokasi," kata Kepala Puskesmas Purwoharjo, dr. Sri Istyantini.

Tim ini secara teliti menguji satu per satu sampel makanan yang telah dikumpulkan untuk memastikan makanan tersebut bebas dari bahan berbahaya. Seperti formalin, boraks dan rodamin B, sehingga layak dan aman dikonsumsi.

"Apabila ditemukan bahan berbahaya pada sampel makanan, produk tersebut akan kami tarik, dan kami edukasi kepada pedagang terkait agar menggunakan bahan pangan yang aman," kata Sri. (Redaksi)

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!