Prodi KPI IAIH Pancor jalani asesmen lapangan akreditasi BAN-PT
Media Indonesia Times| Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Agama Islam Hamzanwadi menjalani asesmen lapangan akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi yang digelar di ruang rapat kampus setempat, Senin, (25/5).

Kegiatan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses evaluasi mutu akademik Prodi KPI yang telah menempuh perjalanan panjang selama 48 tahun sejak didirikan pada 1978.
Wakil Rektor I Bidang Akademik IAI Hamzanwadi Pancor, Abdul Hayyi Akrom, mengatakan asesmen lapangan menjadi momentum penting bagi program studi untuk menerima evaluasi sekaligus masukan demi penguatan mutu kelembagaan.
“Kami siap menerima masukan, saran, dan evaluasi jika nantinya ada kekurangan dalam proses asesmen ini,” ujarnya.
Ia mengatakan, asesmen lapangan menjadi bagian penting dalam upaya kampus menjaga kualitas pendidikan serta memperkuat tata kelola akademik yang telah berjalan selama puluhan tahun.
Sementara itu, asesor BAN-PT, Ahmad Rifai, dalam sambutannya secara daring menyampaikan apresiasi atas kesiapan IAI Hamzanwadi Pancor dalam menjalani tahapan asesmen lapangan.
“Saya mengucapkan selamat kepada IAI Hamzanwadi. Sudah waktunya kita melaksanakan asesmen lapangan. Mudah-mudahan tidak ada kendala cuaca selama kegiatan ini berlangsung,” katanya.
Ia menegaskan seluruh rangkaian asesmen akan dilaksanakan dengan tetap menjaga kekhidmatan dan standar penilaian yang telah ditetapkan BAN-PT.
Menurut dia, seluruh dokumen pendukung dan kelengkapan administrasi perlu dipersiapkan secara maksimal agar proses evaluasi berjalan lancar.
“Usia 48 tahun adalah usia yang cukup dewasa untuk melakukan evaluasi diri. Karena itu, seluruh bentuk kelengkapan berkas perlu disiapkan dengan baik,” katanya.
Asesmen lapangan tersebut diharapkan menjadi langkah strategis bagi Prodi KPI IAI Hamzanwadi Pancor dalam meningkatkan kualitas akademik serta memperkuat daya saing institusi di tingkat perguruan tinggi keagamaan Islam.
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
TRENDING VIDEO