Kabar Baru
Hadiri HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk: Momentum Perkuat Harmoni
Hari Kesadaran Nasional, Wabup Banyuwangi Minta ASN Semakin Adaptif
Mendagri Tito Dampingi Presiden pada Kursus Pemantapan Kepemimpinan Ketua DPRD Seluruh Indonesia
Plt Kadis ESDM Jatim Ditunjuk, Gubernur Khofifah: Hormati Proses Hukum dan Jaga Layanan Publik
Air Mata Harapan di Balongbendo
Jembatan Perintis Garuda, Harapan Nafas Kehidupan Warga
Hadiri HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk: Momentum Perkuat Harmoni
Hari Kesadaran Nasional, Wabup Banyuwangi Minta ASN Semakin Adaptif
Mendagri Tito Dampingi Presiden pada Kursus Pemantapan Kepemimpinan Ketua DPRD Seluruh Indonesia
Plt Kadis ESDM Jatim Ditunjuk, Gubernur Khofifah: Hormati Proses Hukum dan Jaga Layanan Publik
Air Mata Harapan di Balongbendo
Jembatan Perintis Garuda, Harapan Nafas Kehidupan Warga
Memuat cuaca...
Pemerintahan

Hari Kesadaran Nasional, Wabup Banyuwangi Minta ASN Semakin Adaptif

Hari Kesadaran Nasional, Wabup Banyuwangi Minta ASN Semakin Adaptif
Ket. Wakil Bupati Banyuwangi H. Mujiono.S.H.(istimewa dok MIT)

BANYUWANGI - Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono memimpin langsung upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Jumat (17/4/2026). Mujiono meminta agar seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Banyuwangi semakin adaptif dan responsif terhadap tuntutan masyarakat yang semakin dinamis. 

 

"Tuntutan masyarakat kepada pemerintah saat ini semakin tinggi. Ditambah lagi perubahan zaman yang begitu cepat. Sebagai abdi negara, kita harus lebih adaptif dan responsif, sehingga kebijakan yang kita buat betul-betul bisa menjawab kebutuhan mereka," kata Wabup. 

 

Upacara HKN bulan ini dilaksanakan secara hybrid dengan diikuti sebanyak 900 peserta, baik yang hadir secara luring di halaman kantor Bupati Banyuwangi, maupun yang mengikuti secara daring di masing-masing OPD.

 

Kepada para peserta, Mujiono berpesan agar terus menguatkan semangat profesionalisme. Dia mengatakan tantangan daerah ke depan semakin kompleks. Selain tantangan global, Pemkab Banyuwangi juga mengalami pengurangan transfer ke daerah sebesar Rp. 665 miliar.

 

“Di tengah berbagai tantangan, Banyuwangi harus terus melangkah maju. Mari bergerak bersama, bekerja bersama dan menyelesaikan setiap persoalan secara bersama-sama,” ujarnya.

 

Mujiono juga memotivasi para ASN agar semakin kreatif dan inovatif. “Inovasi adalah kunci. Di tengah keterbatasan, kita harus mampu mencari perubahan, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta mengoptimalkan potensi daerah agar tetap mampu tumbuh dan berkembang,” kata dia.

Penulis Reza
Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times
Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!