Kabar Baru
Laskar Sangidu Putih Indonesia (LSPI) Hadiri Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bina Kamtibmas Polda Metro Jaya Tahun 2026
12 Hari Penindakan, Polda Sumut Bongkar 553 Kasus Narkoba dan Amankan 680 Tersangka
PW IPA Jakarta Apresiasi Penuh Kapolda Metro Jaya, Kurang Dari Sebulan Berhasil Tangkap 173 Pelaku Begal
Kapolda Banten Tekankan Pemberantasan Kejahatan dan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat
Waka BGN Perkuat Koordinasi dengan Polri, Pastikan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG Ditindak Tegas
Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase
Laskar Sangidu Putih Indonesia (LSPI) Hadiri Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bina Kamtibmas Polda Metro Jaya Tahun 2026
12 Hari Penindakan, Polda Sumut Bongkar 553 Kasus Narkoba dan Amankan 680 Tersangka
PW IPA Jakarta Apresiasi Penuh Kapolda Metro Jaya, Kurang Dari Sebulan Berhasil Tangkap 173 Pelaku Begal
Kapolda Banten Tekankan Pemberantasan Kejahatan dan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat
Waka BGN Perkuat Koordinasi dengan Polri, Pastikan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG Ditindak Tegas
Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase
Cuaca
Memuat cuaca...

Bupati Ipuk Geber Beasiswa “Banyuwangi Progresif”, Prioritas Dokter Spesialis dan Jurusan Kesehatan

Bupati Ipuk Geber Beasiswa “Banyuwangi Progresif”, Prioritas Dokter Spesialis dan Jurusan Kesehatan
BANYUWANGI – Memperkuat layanan publik utamanya di sektor kesehatan, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestandani menggeber beasiswa “Banyuwangi Progresif (B-Pro)” dengan prioritas dokter spesialis dan jurusan kesehatan. Meski demikian tetap dibuka untuk jurusan perkuliahan lainnya sesuai kebutuhan daerah.

Beasiswa Banyuwangi Progresif diberikan kepada mahasiswa on going minimal semester tiga. Pendaftaran beasiswa untuk perkuliahan tahun 2027, akan dibuka mulai April 2026.

Tengah detail

“Program beasiswa ini membantu putra-putri Banyuwangi yang saat ini menempuh pendidikan tinggi, utamanya mereka yang kuliah di jurusan kesehatan dan kedokteran. Namun tetap ada untuk jurusan lainnya,” ujar Ipuk.

Ipuk mengatakan, beasiswa Banyuwangi Progresif untuk saat ini memang diprioritaskan pendidikan kesehatan utamanya dokter spesialis, karena melihat kebutuhan daerah.

Terdapat 12 jurusan untuk dokter spesialis yang ditawarkan. Di antaranya spesialis jantung, saraf, urologi, THT, orthopedi dan traumatology, penyakit dalam, fisik dan rehabilitasi, kedokteran jiwa, spesialis mata, bedah mulut dan maksilofasial, Dokter gigi spesialis konservasi gigi, Dokter gigi spesialis bedah mulut dan maksilofasial.

“Melalui beasiswa ini diharapkan banyak dokter spesialis, yang akan mengiisi fasilitas kesehatan di Banyuwangi, untuk meningkatkan pelayananan kesehatan masyarakat,” kata Ipuk.

Selain dokter spesialis juga dibuka untuk jurusan kesehatan lainnya seperti apoteker, ahli gizi, ahli sanitasi, bidan, perawat.

“Khusus untuk bidan, perawat, dan apoteker, kami prioritaskan untuk mereka yang nantinya bersedia mengabdi di daerah terluar Banyuwangi. Untuk itu kami mengajak mahasiswa yang berasal dari daerah tersebut untuk mendaftar dan menjadi prioritas kami,” ujar Ipuk.

Beasiswa Progresif juga memberikan beasiswa pada mahasiswa teknologi produksi tanaman pangan, teknik dan infrastruktur, ekonomi kreatif dan pariwisata, Pendidikan, ilmu sosial.

Ditambahkan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Alfiyan, beasiswa Banyuwangi Progresif diperuntukkan untuk warga Banyuwangi. Nantinya setelah menyelesaikan pendidikan, mereka wajib mengabdi di Banyuwangi minimal dua kali masa pemberian beasiswa plus satu tahun.

“Untuk komponen beasiswanya terdiri atas uang kuliah tunggal (UKT), biaya hidup, biaya buku, riset, praktik. Pemberian beasiswa sejak lolos seleksi hingga lulus Pendidikan semester 12 untuk kedokteran, dan semester 8 untuk jurusan lainnya,” terang Alvian.

Jurusan Beasiswa Banyuwangi Progresif

Dokter Spesialis: Spesialis Jantung Spesialis Saraf Spesialis Urologi Spesialis THT Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Spesialis Penyakit Dalam Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Spesialis Kedokteran Jiwa Spesialis Mata Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial

Jurusan Kesehatan: Apoteker Ahli gizi Ahli Sanitasi Bidan Perawat

Jurusan Lainnya: Teknologi produksi Tanaman Pangan Teknik dan Infrastruktur Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Pendidikan Ilmu Sosial. (Redaksi)

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!