Kabar Baru
Laskar Sangidu Putih Indonesia (LSPI) Hadiri Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bina Kamtibmas Polda Metro Jaya Tahun 2026
12 Hari Penindakan, Polda Sumut Bongkar 553 Kasus Narkoba dan Amankan 680 Tersangka
PW IPA Jakarta Apresiasi Penuh Kapolda Metro Jaya, Kurang Dari Sebulan Berhasil Tangkap 173 Pelaku Begal
Kapolda Banten Tekankan Pemberantasan Kejahatan dan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat
Waka BGN Perkuat Koordinasi dengan Polri, Pastikan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG Ditindak Tegas
Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase
Laskar Sangidu Putih Indonesia (LSPI) Hadiri Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bina Kamtibmas Polda Metro Jaya Tahun 2026
12 Hari Penindakan, Polda Sumut Bongkar 553 Kasus Narkoba dan Amankan 680 Tersangka
PW IPA Jakarta Apresiasi Penuh Kapolda Metro Jaya, Kurang Dari Sebulan Berhasil Tangkap 173 Pelaku Begal
Kapolda Banten Tekankan Pemberantasan Kejahatan dan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat
Waka BGN Perkuat Koordinasi dengan Polri, Pastikan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG Ditindak Tegas
Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase
Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Bukan Sekadar Makan Siang, Ini Cara Lapas Banyuwangi Rajut Kebersamaan Warga Binaan

Bukan Sekadar Makan Siang, Ini Cara Lapas Banyuwangi Rajut Kebersamaan Warga Binaan

BANYUWANGI – Ada pemandangan yang berbeda dan menyejukkan hati di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi siang ini, Sabtu (23/5). Lapangan Blok Griya Blambangan yang biasanya sepi di jam-jam tertentu, mendadak dipadati oleh ratusan warga binaan yang berkumpul dengan tertib. Mereka hadir bukan untuk apel rutin, melainkan untuk menggelar aksi makan siang bersama secara massal.

 

Tengah detail

Jika biasanya para warga binaan menikmati jatah makan siang di dalam kamar hunian masing-masing, kali ini pihak Lapas sengaja menciptakan atmosfer yang berbeda. Suasana hangat dan penuh keakraban begitu terasa saat mereka duduk bersama, berbagi cerita, dan menyantap hidangan yang disajikan.

 

Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, Solichin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memang sengaja diinisiasi sebagai langkah strategis untuk membangun hubungan yang lebih humanis di dalam Lapas.

 

"Kegiatan ini sengaja kami laksanakan untuk mempererat tali persaudaraan dan menjaga rasa kebersamaan antar warga binaan," ujar Solichin di sela-sela memantau jalannya kegiatan.

 

Untuk menambah spesial momen kebersamaan ini, pihak Lapas juga memberikan kejutan berupa tambahan menu makanan khusus. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Menurut Solichin, memberikan suasana baru dan hidangan ekstra adalah cara sederhana namun efektif untuk memupuk kebahagiaan di tengah masa pidana yang sedang mereka jalani.

 

"Kami ingin mereka merasakan esensi dari sebuah keluarga. Dengan makan bersama seperti ini, sekat-sekat perbedaan bisa mencair, sehingga persaudaraan di antara mereka semakin kuat dan kebahagiaan bisa terjalin," tambahnya.

 

Lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan fisik dan rekreasi mental, Solichin menegaskan bahwa momentum kumpul bersama ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pendekatan persuasif dari pihak manajemen Lapas.

 

Melalui pendekatan yang menyentuh sisi kemanusiaan ini, Kalapas menyampaikan imbauan penting kepada seluruh warga binaan untuk selalu patuh dan taat pada aturan yang berlaku di dalam Lapas, menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun demi kenyamanan bersam, serta mengikuti seluruh program pembinaan, baik kemandirian maupun kepribadian, dengan sebaik-baiknya.

 

Dengan metode pendekatan yang humanis dan menyentuh hati seperti ini, Lapas Banyuwangi berharap dapat terus menjaga kondusifitas lingkungan, sekaligus mencetak warga binaan yang siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!