Kabar Baru
Kapten Purgana Perkuat Sinergi Pengamanan Penyeberangan Ketapang Jelang Lonjakan Libur Panjang
Pentingnya Sinergitas yang baik antara pihak Sekolah SMKN 1 Kopang dengan Kepolisian, Khususnya Kapolsek Kopang
Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP dan Jembatan Perintis Garuda di Kabupaten Ponorogo
Pangdam Rudy Tinjau Sejumlah Lokasi Satuan Teritorial Pembangunan di Madiun Raya
Pangdam V/Brawijaya Tinjau Pembangunan Yon TP 934/SBY di Pacitan untuk Penguatan Ketahanan Wilayah
Lama Berkendara Sejak Tahun 2021, Kini Pemohon SIM D Difabel di Satpas Colombo Bersyukur Kesampaian Apa Yang Diharapkan
Kapten Purgana Perkuat Sinergi Pengamanan Penyeberangan Ketapang Jelang Lonjakan Libur Panjang
Pentingnya Sinergitas yang baik antara pihak Sekolah SMKN 1 Kopang dengan Kepolisian, Khususnya Kapolsek Kopang
Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP dan Jembatan Perintis Garuda di Kabupaten Ponorogo
Pangdam Rudy Tinjau Sejumlah Lokasi Satuan Teritorial Pembangunan di Madiun Raya
Pangdam V/Brawijaya Tinjau Pembangunan Yon TP 934/SBY di Pacitan untuk Penguatan Ketahanan Wilayah
Lama Berkendara Sejak Tahun 2021, Kini Pemohon SIM D Difabel di Satpas Colombo Bersyukur Kesampaian Apa Yang Diharapkan
Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Berburu Batik Lokal, Pusat Batik Banyuwangi Hadir di Tengah Kota

Berburu Batik Lokal, Pusat Batik Banyuwangi Hadir di Tengah Kota
Wabub H. Mujiono Saat dilokasi Toko Batik jln Ahmad Yani Banyuwangi.(Dok MIT)

BANYUWANGI - Kain batik menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Banyuwangi. Kini, masyarakat makin mudah mendapatkan wastra otentik lokal dengan hadirnya Pusat Batik Banyuwangi.

 

Tengah detail

Pusat batik ini berlokasi di Jalan Ahmad Yani No. 263, di depan kantor Pemkab Banyuwangi. Di tempat ini tersedia ratusan kain batik hingga produk fesyen siap pakai dengan beragam motif khas, seperti Gadjah Oling, Kangkung Setingkes, Paras Gempal, hingga Kopi Pecah.

 

Pilihan desain yang ditawarkan pun beragam, mulai dari gaya tradisional hingga modern. Teknik pembuatannya juga lengkap, dari batik tulis, lukis, cap, hingga kombinasi.

 

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengatakan, kehadiran gedung ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam melestarikan budaya sekaligus mendorong kesejahteraan perajin.

 

“Gedung Pusat Batik ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol komitmen dalam melestarikan budaya dan memperkuat identitas daerah, sekaligus membuka jalan bagi kesejahteraan para perajin batik lokal,” ujar Mujiono, Selasa(14/4/2026).

 

Selama lebih dari satu dekade, Pemkab Banyuwangi terus mendorong pengembangan batik lokal melalui berbagai program. Mulai dari workshop dan pelatihan dengan kurator nasional, fasilitasi keikutsertaan dalam ajang fesyen, hingga dukungan pemasaran digital dan akses permodalan.

 

Upaya tersebut membuahkan hasil. Kini, ekosistem batik Banyuwangi semakin berkembang dengan hadirnya banyak perajin, desainer, serta pasar yang semakin luas. Bahkan, batik juga telah masuk ke dalam pendidikan vokasi di daerah.

 

“Terima kasih kepada seluruh perajin batik Banyuwangi yang telah bersama-sama memajukan batik lokal menjadi identitas budaya yang membanggakan,” tambahnya.

 

Sementara itu, pengelola Pusat Batik Banyuwangi, Ratri Jawaness, menyebut galeri ini buka setiap hari pukul 08.00-21.00 WIB. Seluruh produk yang dipasarkan telah melalui proses kurasi ketat untuk memastikan kualitas dan nilai filosofinya.

 

“Semua batik yang masuk telah dikurasi agar benar-benar mencerminkan budaya Banyuwangi,” ujarnya.

 

Untuk memperluas pemasaran, pihaknya juga memanfaatkan berbagai platform digital, termasuk melalui situs resmi.

 

Selain galeri, Pusat Batik Banyuwangi juga dilengkapi co-working space yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi dan kegiatan kreatif bagi pelaku industri lokal. (*)

Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!